Dok. Geodet Berbagi. Kelas Bahasa Inggris, salah satu dari lima kelas Geodet Mengajar. |
Dalam rangka meningkatkan
kualitas pendidikan di kota Semarang, kami, komunitas Geodet Berbagi mengadakan
sebuah kegiatan bakti pendidikan bertajuk Geodet Mengajar di SD N 1 Jabungan,
kelurahan Kramas, kecamatan Banyumanik, pada hari sabtu 26 April 2014. Kegiatan
tersebut diikuti lebih dari 130 murid mulai dari kelas I sampai VI. Seluruh
murid sangat antusias mengikuti serangkaian acara dari mulai pukul 08.00 sampai
selesai pukul 10.30 WIB.
Pukul 08.00 setelah kami sampai
di lokasi. Bergegas kami
mempersiapkan semua keperluan sebelum memasuki kelas.
Mulai dari kelas Inspirasi, Kreativitas, Seni dan Budaya, Geodesi dan Bahasa
Inggris semuanya bersiap. Pukul 08.10 kami masuk ke kelas masing masing. Kelas
Bahasa Inggris masuk ke kelas II, Seni dan Budaya ke kelas III, Geodesi ke
kelas IV, Inspirasi ke kelas V dan terakhir Kelas Kreativitas ke kelas VI.
Kelas Bahasa Inggris menyampaikan
beberapa hal dasar tentang bahasa Inggris, namun masih sebatas vocabulary seputar benda-benda yang ada
di rumah, seperti, meja, almari, dll. Kelas yang diisi Canny, Naula, Ari,
Yesmon, Mahmud, Kemas dan Fadhlan berhasil menarik antusiasme selama 30 menit.
Kelas Seni dan Budaya diawali
dengan pengenalan berbagai macam khazanah budaya jawa. Seperti, tokoh
pewayangan, alat musik tradisional dan lain sebagainya. Kelas yang diisi kakak
Galih, Nuardi, Rudi, Ali, Risa, Purwi, Reisnu, Jolangga dan Handoko. Pembawaan
kakak relawan, terutama ketua kelas, kakak Galih yang cenderung humoris mampu
menimbulkan kesan menarik dibenak anak-anak SD tersebut.
Kelas Geodesi mengajarkan
intisari dari ilmu kegeodesian, yaitu surveying. Kelas ini mengenalkan peta
dasar Indonesia. Serta dibumbui salah satu permainan, yaitu puzzle peta Indonesia. Kakak Ener,
Gilang, Cya, Innes, Geoda, Alif, I’i, dan Dhuha dengan sabar membimbing adik –
adik untuk menyelesaikan penyusunan puzzle.
Kelas Inspirasi dibina oleh kakak
Alfin, I’ik, Lasmi, Edo, Fuad, Denni, NW, Ijul sama kak Indra. Mereka
mengajarkan bagaimana sikap dan perilaku seorang pahlawan atau orang sukses. Mereka
dibimbing untuk merumuskan cita-cita mereka. Kemudian dituliskannya di sebuah
kertas kecil warna-warni, kemudian ditempelkan dipapan harapan sesuai nama anak
tersebut.
Kelas Kreativitas mengajarkan dan
membimbing anak SD untuk mengembangkan imajinasi dan daya kreativitas untuk
merangkai suatu hal menarik dari beberapa buah lembar kertas berbentuk telapak
tangan. Kakak Panji, Wiwid, Tiara, Adhel, Mia, Aufan dan Ayu sabar membimbing
adik – adik untuk bebas berekspresi.
Rencana awal kelima kelas mampu rolling
ke semua kelas dari kelas II sampai VI. Namun, karena terkendala waktu maka
masing masing kelas mengajar hanya sempat singgah di tiga kelas yang berbeda.
Tetapi itu tidak mengendurkan semangat kami dan mereka. “Jujur kami seneng. Dan
berharap bertemu mereka kembali di akhir bulan depan-mei-“ucap salah seorang
kakak relawan.
Pukul 09.30 kami membagikan roti
dan susu kepada seluruh siswa, dengan harapan mampu sedikit membantu
meningkatkan gizi harian mereka. Pukul 10.30 kita selesai semua kelas dan berpamitan
dengan seluruh murid yang bersedia mengikuti kegiatan Geodet Mengajar dengan
tertib.
Kala itu hanya ada satu guru yang
mendampingi, karena sebagian besar guru mengikuti bimtek di Tembalang. Namun,
ucapan terimakasih banyak selalu dan senantiasa kami haturkan kepada segenap
keluarga besar SD N 1 Jabungan yang telah berkenan menerima kedatangan kami
dengan sambutan hangat dan tangan terbuka. Terimakasih murid-murid, relawan,
segenap keluarga besar SD N 1 Jabungan dan keluarga besar Komunitas Geodet Berbagi
tentunya.
No comments:
Post a Comment